Cara Mengolah Bayam

Cara Mengolah Bayam (Yang Benar)

78

Berhubung anak udah 3, tapi kok ya sedih yaa…baru tahu mengenai perihal sayur bayam ini saat punya Malik. Hadeuh…dulu-dulu kemana aja Shar ihiiiks. Nah jadinya di sini aku mau sharing ya bagaimana cara mengolah sayur bayam dengan benar supaya kandungan gizinya masih diperoleh secara optimal. Sebenarnya dulu juga gak salah-salah amat sih….karena memang kalau menyiapkan makanan untuk Kalila dan Nawal biasanya hanya untuk 1 kali makan saja….pantes dari dulu yang namanya sayur bening emang gak pernah dipanasin sih…. kata ibuku gak boleh, ealah ternyata ada penjelasan ilmiahnya.

Cara Mengolah Bayam Dengan Benar

Kenapa??? Nah, berikut ini ya alasannya…

1. Bayam mengandung zat besi yang berupa Fe2+ (ferro). Kalau bayam terlalu lama kontak dengan O2 (oksigen dari udara), Fe2+ maka akan teroksidasi menjadi Fe3+ (ferri). Meski sama-sama mengandung zat besi, yang sangat berguna bagi kita adalah ferro. Sedangkan ferri bersifat toxid pada bayam. Jadi, kalau bayam dipanasi, akan terjadi oksidasi tersebut.

2. Jangan pernah mengonsumsi bayam yang sudah dimasak lebih dari 5 jam. Karena, selain mengandung zat yg disebutkan tadi itu, bayam juga mengandung zat Nitrat (NO3). Jika teroksidasi oleh udara disekitarnya, maka akan menjadi NO2 (nitrit). Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna, tidak berbau, dan bersifat racun bagi tubuh manusia.

3. Jangan menyimpan bayam terlalu lama di lemari pendingin (kulkas), karena menurut John S Wishnok, bayam segar yang baru dicabut dari persemaiannya saja telah mengandung senyawa nitrit kira-kira sebanyak 5 mg/kg. Bila sayuran bayam disimpan di almari pendingan atau lemari es selama 2 minggu, kadar nitrit pasti akan meningkat sampai 300 mg/kg. Dengan kata lain pada saat penyimpanan dalam 1 hari, senyawa nitrit pastinya akan meningkat 21 mg/kg (7%). Fiuuuh *lap keringet* ( Baca juga : Tempat Wisata di Jogja )

Efek toksik (meracuni tubuh) yang ditimbulkan oleh Nitrit bermula dari reaksi oksidasi Nitrit dengan zat besi dalam sel darah merah, tepatnya di dalam Hemoglobin (Hb). Pastinya kita telah mengetahui bahwa salah satu tugas hemoglobin adalah sebagai pengikat oksigen yang disalurkan ke seluruh organ tubuh. Ikatan nitrit pada hemoglobin, yang disebut dengan Methemoglobin, mengakibatkan hemoglobin tak mampu mengikat oksigen. Jika jumlahnya methemoglobin mencapai lebih dari 15% maka dari total hemoglobin akan terjadi keadaan yang disebut Sianosis, yaitu suatu keadaan dimana seluruh jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen. Jika ini terjadi pada bayi kita maka akan dikenal dengan nama “Blue Baby”. Efek toksik lainnya adalah kemampuan nitrit bereaksi dengan amino sekunder sehingga dapat membentuk senyawa yang dapat menyebabkan kanker.

4. Tidak menggunakan panci saat mengolah sayur bayam karena dapat bereaksi dengan zat besi yang ada di bayam sehingga akan bersifat toksik/racun.

Jadi tips singkat mengolah bayam adalah sbb:

  1. Usakahan selalu untuk menggunakan bayam segar,
  2. Buatlah porsi makanan untuk 1 kali makan dan
  3. Masak menggunakan wadah keramik atau teflon (jangan menggunakan wadah aluminium).

Nah mudah-mudahan dengan mengetahui cara mengolah bayam dengan baik bisa membuat kita memperoleh manfaat maksimal dari kandungan gizinya terutama untuk anak-anak kita. Karena bayam adalah sayuran sederhana yang mudah diperoleh, murah dan kaya kandungan gizinya, orang bilang….bayam adalah Rajanya Sayuran….alias King of Vegetable.

Selamat mengkonsumsi dan mengolah bayam (dengan benar)

Manfaat Sayur Bayam

Berikut ini info manfaat sayur bayam ya bun….jangan ragu memberikannya kepada anak-anak kita asalkan diolah dengan benar, intip cara mengolah bayam dengan benar di sini yaaa….

1. Bayam dapat sebagai sayuran pencegah kanker usus, diabetes, gagal ginjal, rambut rontok, katarak dan rabun senja. Bayam mengandung vitamin K yang berkhasiat anti penuaan dini, dll.

2. Bayam juga dapat meningkatkan asupan zat besi yang sangat bermanfaat untuk menunjang kemampuan daya ingat anak kita. Hal ini dikarenakan zat besi membantu menggiatkan aktivitas zat pengantar saraf dalam otak.

3. Bayam bisa berfungsi sebagai obat untuk melancarkan saluran buang air besar. Tanaman ini
dapat meningkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan.

4. Bayam dapat mencegah anemia.

4. Bayam sebagai sayuran yang dapat mengurangi risiko terserang tumor di bagian perut, kulit, paru-paru, prostat dan kandung kemih

Kontra indikasi sayur bayam:

Hindari bayam untuk penderita Asam Urat dan Rhematik, karena bayam mengandung zat purin dengan kadar cukup tinggi yang di dalam tubuh diubah menjadi asam urat. Kondisi dapat memicu kekambuhan penyakit dengan gejala nyeri di persendian tangan dan kaki, dll

Selamat menikmati bayam dan memetik manfaatnya


TAG

YOGJO (Yogyakarta or Jogja) Menyajikan Informasi Seputar Wisata, Kuliner, Hotel, Homestay, Rental Mobil, Paket Wisata Jogja dan Yogyakarta


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *